Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 12/XXXII/19 - 25 Mei 2003
   
Surat

Bahaya Tabung Faber

Majalah TEMPO Edisi 24 Februari 2003 memaparkan perihal tabung CNG Faber yang telah mencelakakan banyak orang, lewat tulisan berjudul ”Kisah Tangki Gas Maut”. Saya ingin menyampaikan informasi untuk diketahui secara detail oleh pembaca Majalah TEMPO, supaya bahaya dapat dihindari.

Pertamina menyatakan melalui brosur bahwa tabung Faber mutunya berpola NZS5454:1989. Adapun Faber Italia menyatakan tabung Faber yang dijualnya mutunya berpola NZS5454. Terbukti Pertamina dan dealer-nya membohongi dan membahayakan semua konsumennya.

Tabung berpola NZS5454 adalah tabung yang mutunya tidak lulus program pengawasan mutu ISO 9001. Tabung jenis ini sudah dilarang di Italia sejak 2 Januari 1993 dan Selandia Baru, negeri asal Standard NZS5454, sejak 12 Januari 1993. Sebab, tidak ditentukan masa pakainya alias setiap saat dapat meledak. Sejak 1993 yang boleh digunakan adalah tabung berpola NZS5454:1989 yang besertifikat quality assurance, yang dijamin mampu bertahan 30 tahun dan lulus uji kualitas ISO 9001.

Ledakan tabung Faber telah banyak makan korban. Kepolisian menerangkan bahwa ledakan disebabkan logam berkorosi lubang. Karena itu, saya menyerukan kepada Pertamina dan penyalurnya, termasuk PT Gas Biru, agar menyerahkan sertifikat quality assurance yang valid kepada setiap pembeli tabung Faber. Ini supaya konsumen mendapat kepastian mutu dari tabung yang dibelinya, di bawah pengawasan tim independen lembaga perlindungan konsumen.

Jika sertifikat quality assurance ternyata tidak dapat diberikan, Pertamina harus mengeluarkan surat pengumuman yang melarang pemakaian tabung CNG Faber, untuk mencegah jatuhnya korban lagi.

Pembaca Majalah TEMPO yang telah menggunakan atau yang ingin menggunakan tabung BBG CNG merek Faber pada kendaraannya hendaknya belajar dari kasus ini agar terhindar dari musibah.

STEVE SUGITA

Korban ledakan tabung CNG Faber

Jalan Kucica V Blok JH-1 No. 8

Bintaro Jaya Sektor 9, Tangerang


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data