Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 12/XXXII/19 - 25 Mei 2003
   
Luar Negeri

Ratifikasi Perjanjian Nuklir

RUSIA masih ngotot menjegal kebijakan AS di Irak dengan menolak upaya AS mencabut sanksi ekonomi terhadap Irak. Tapi keduanya sepakat dalam soal nuklir. Majelis Rendah parlemen Rusia (Duma) meratifikasi perjanjian senjata nuklir dengan AS Rabu pekan lalu. Lewat perjanjian ini, AS dan Rusia sepakat memotong penempatan dua pertiga persediaan hulu ledak senjata nuklir strategis. Jumlahnya 1.700 hingga 2.200 hulu ledak selama 10 tahun.

Sehari sebelumnya, Presiden Putin meminta Duma meloloskan ratifikasi itu. "Saya tekankan, meski kami (Rusia-AS) memiliki perbedaan termasuk soal krisis Irak, kebijakan luar negeri Rusia berorientasi pada hubungan persahabatan jangka panjang," ujar Menteri Luar Negeri Igor Ivanov. Kongres AS sudah meratifikasi perjanjian ini.

Raihul Fadjri (Reuters, AP, Washington Post, New York Times)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data