|
Mei 1998: Kala Amuk Menjarah Jakarta
LIMA tahun silam, Jakarta luluh-lantak dipanggang rusuh. Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) mencatat 1.200 orang mati terbakar, 8.500 bangunan dan kendaraan koyak-moyak, serta 90 lebih wanita Tionghoa diperkosa dan dilecehkan.
Kini, lima tahun kemudian, investigasi TEMPO menemukan seorang perempuan korban pemerkosaan yang telah hilang ingatan. Adapun sejumlah yang lain, menurut kesaksian para dokter dan relawan, telah melahirkan bayinya atau terpaksa menggugurkan kandungannya.
Kesimpulan Tim Gabungan kian dikukuhkan. Amuk massa itu tidaklah meletup begitu saja. Kepada majalah ini, seorang perwira militer membuka kesaksian yang lama menjadi mimpi buruknya. Lalu apa kata Wiranto dan Prabowo? Ikuti wawancara kedua jenderal ini, yang mengungkap apa yang terjadi setelah lima tahun; dan temuan-temuan baru tim investigasi TEMPO.
|