Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 12/XXXII/19 - 25 Mei 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Manajemen Kembar Semen Padang

Setelah menunggu satu setengah tahun, PT Semen Gresik akhirnya berhasil mengganti manajemen PT Semen Padang. Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Semen Padang pada Senin pekan lalu memilih Dwi Soetjipto menjadi Direktur Utama Semen Padang, menggantikan Ikhdan Nizar. Dwi bukanlah orang luar. Sebelumnya, dia menjadi Direktur Penelitian dan Pengembangan Semen Padang. Selain menaikkan Dwi, pemegang saham juga mengangkat Ismed Yuzairi sebagai komisaris utama. Ismed sebelumnya pernah menjadi Panglima Kodam Bukit Barisan. Anggota direksi dan komisaris yang lama juga digantikan dalam waktu yang sama.

Namun Ikhdan walk out dari RUPSLB karena menganggap rapat itu tidak sah. Dia juga mengaku masih menjadi Direktur Utama Semen Padang yang sah. "Kami hanya mengakui jajaran direksi yang baru," kata Roes Aryawijaya, Deputi Menteri Negara BUMN Bidang Usaha Pertambangan, Telekomunikasi, dan Industri Strategis. Ini merupakan puncak perseteruan antara Semen Gresik dan anak perusahaannya, Semen Padang. Sudah dua kali manajemen Semen Gresik meminta pemegang saham menyelenggarakan RUPSLB untuk menggantikan manajemen lama. Namun permintaan itu ditolak oleh Pengadilan Negeri Padang. Baru belakangan keputusan pengadilan itu dianulir oleh Mahkamah Agung. Sayangnya, keputusan ini justru melahirkan manajemen kembar.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data