Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 11/XXXII/12 - 18 Mei 2003
   
Surat

Ranperda Tanah Ulayat

KINI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tengah membuat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengaturan Pemanfaatan Tanah Ulayat di DPRD Sumatera Barat. Sebagai generasi muda Minang, saya minta agar pembahasan ranperda tersebut ditolak oleh semua orang Minang, baik yang berada di Sumatera Barat maupun yang berada di rantau, dengan alasan sebagai berikut.

Pertama, ranperda tersebut jelas-jelas merupakan penghancuran adat dan tatanan budaya Minangkabau dan secara khusus berpotensi mengkhianati keinginan seluruh masyarakat Sumatera Barat yang ingin kembali ke sistem pemerintahan nagari.

Kedua, rancangan tersebut sangat terasa membawa misi jalan pintas bagi masuknya kepentingan kapitalis (baca: investor) sehingga berdampak pada simplifikasi atas aturan adat Minangkabau.

Ketiga, pengaturan tanah ulayat selama ini telah memiliki aturan hukum adat masing-masing nagari (adat balaku salingkuang nagari), sehingga apabila pemerintah hendak berperan mengaturnya, wilayah pengaturannya adalah pengakuan, penguatan, dan perlindungan atas hukum adat yang berlaku atas tanah ulayat, sehingga tidak kalah dengan kepentingan lain seperti mekanisme pasar.

Keempat, secara yuridis-formal, ranperda ini cacat hukum karena bertentangan dengan Pasal 18 UUD 1945, yang mengakui hak ulayat, dan Pasal 11 UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang menyatakan bahwa bidang pertanahan merupakan kewenangan kabupaten/kota, bukan provinsi.

Terakhir, secara moral, dalam kondisi semua anggota DPRD Sumatera Barat terlibat (paling tidak terindikasi) dalam kasus korupsi, menguat keyakinan bahwa ranperda ini harus ditolak untuk dibahas wakil rakyat yang diragukan kapasitas moralnya.

RUDI RUSLI

Gang Bacang Kampung Utan

Ciputat, Provinsi Banten

rudirusli1971@yahoo.com


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data