Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 11/XXXII/12 - 18 Mei 2003
   
Pokok dan Tokoh

Wiranto

Presiden Warteg

JANGAN kaget jika suatu ketika Anda memergoki Jenderal Purnawirawan Wiranto tengah nongkrong di warung tegal alias warteg. Soalnya, lelaki 55 tahun ini memang gemar makan di warung sederhana yang bertebaran di Jakarta itu, apalagi setelah dia tak berada di panggung kekuasaan. "Saya bukan pejabat lagi, saya ingin membaur dengan rakyat," ujar bekas Panglima TNI ini.

Bersama teman-teman, figur yang masuk dalam bursa calon presiden ini sering menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Lalu mereka menyantap aneka makanan di warteg dengan lahap. Karena seringnya Wiranto mampir ke warteg, banyak pengusaha bisnis makanan sederhana ini yang mengenalnya. Ujungnya? Belum lama ini dia dinobatkan sebagai pelindung Perkumpulan Warteg se-Jabotabek. Sebagai "Presiden Warteg", tentu aktivitas orang Yogyakarta ini bertambah. Namun dia tak kuasa menolaknya. "Saya diminta jadi pelindung mereka, ya…, saya terima," katanya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data