Aksi Anti-Mega di Mataram |
Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Rakyat (Amara) dan Aliansi Mahasiswa Mataram (Alimm) berunjuk rasa menolak kehadiran Presiden Megawati Soekarnoputri di Mataram awal pekan lalu. Pengunjuk rasa menilai Megawati gagal menjalankan roda pemerintahan dengan baik.
Namun kelompok pengunjuk rasa tak berhasil mendekati Presiden. Mereka terhadang rapatnya penjagaan polisi pamong praja, polisi, dan sekelompok pamswakarsa yang menamakan Masyarakat Peduli Mataram. Pengunjuk rasa hanya menggelar aksi sekitar 200 meter dari Hotel Sahid Legi, Mataram, lokasi Sidang Menteri Tenaga Kerja Asean ke-17, yang dibuka Presiden.
Joko Jumadi, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mataram, menyatakan bahwa para pengunjuk rasa memang berusaha menghindari bentrokan dengan aparat keamanan. Selain karena ketatnya penjagaan, mereka juga tidak mau acara yang dipercaya dunia internasional ini ternoda. ”Kami hanya menolak kedatangan Mega karena gagal menjalankan pemerintahan,’’ kata Joko.
Cahyo Junaedy dan Adi Prasetya
|