Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 11/XXXII/12 - 18 Mei 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

BUMN Menunggak RDI

Berurusan dengan badan usaha milik negara (BUMN) tidak selalu mudah, dan hal itu dialami sendiri oleh pemerintah. Misalnya dalam kasus Rekening Dana Investasi (RDI), BUMN yang berutang dari pos RDI ini kalau ditagih malah membandel. Dirjen Lembaga Keuangan Darmin Nasution mengakui hal tersebut. Selain karena BUMN lagi tekor, ternyata sejumlah pencairan RDI dilakukan tanpa dokumen yang lengkap. RDI adalah rekening untuk menampung utang luar negeri, yang kemudian diteruspinjamkan ke BUMN, BUMD, atau pemda.

Departemen Keuangan tidak menutup kemungkinan tunggakan RDI dialihkan menjadi penyertaan modal pemerintah. "Tapi itu harus lewat keputusan yang lebih tinggi," kata Darmin. Ia tidak menyebut BUMN mana saja yang menunggak itu. Tapi, dari hasil audit BPKP, kemacetan tertinggi RDI terjadi pada BUMN sektor keuangan dengan Rp 2,6 triliun. Disusul BUMN sektor pertanian dengan Rp 1,67 triliun.

Untuk tahun ini, hak tagih pemerintah dari RDI Rp 67,2 triliun. Tapi, yang bisa ditagih pemerintah hanya Rp 10 triliunan. Sekitar Rp 7 triliun dari jumlah itu akan masuk ke APBN 2003. Sisanya kembali ke RDI, yang menurut rencana akan digunakan untuk meringankan beban pembayaran utang di masa depan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data