Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 10/XXXII/05 - 11 Mei 2003
   
Daftar berita Selingan
Sriwedari Meniti Sep
ANAK-ANAK wayang Sriwedari kini memeluk hari-hari nan sepi. Setiap malam cuma belasan orang yang menonton pertunjukannya. Kondisi yang memelas dialami pula oleh Ketoprak Balekambang, yang juga mangkal di Kota Solo. Buat menutupi ongkos hidup, pemainnya mesti bekerja sambilan, bahkan ada yang jadi tukang becak. Diperlukan terobosan untuk mengembalikan kejayaan kesenian tradisional. Tapi bagaimana jika kreativitas pemainnya telah terlindas oleh beban hidup sehari-hari?  
Di Balik Kelir yang Kusam
 
Mencari Bagong di Sriwedari
Punakawan tanpa Bagong. Ini terjadi di pertunjukan Wayang Orang Sriwedari, Solo. Kesenian tradisional itu kini tengah mati suri. 
'Ngudi Upo' di Luar Panggung
Untuk bertahan hidup, para pemain wayang orang dan ketoprak mengandalkan pekerjaan sambilan. Apa yang membuat mereka betah? 
Setelah Para Penggila Sirna
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR - 05 Sep 2008 | 21:02 WIB
Kapolda Jawa Barat Mengaku Ditawari Suap Rp 10 Miliar - 05 Sep 2008 | 20:53 WIB
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa - 05 Sep 2008 | 20:53 WIB
Bupati Aceh Besar Mundur, Surat ke Menteri Ditulis Tangan - 05 Sep 2008 | 20:44 WIB
Simulasi Pemilihan 2009 Dinilai Tak Efektif - 05 Sep 2008 | 20:40 WIB
Bapepam Akan Gugat Eurocapital - 05 Sep 2008 | 20:32 WIB
Buffon Bantah Hengkang ke City - 05 Sep 2008 | 20:30 WIB
Menteri Anggap Enteng Keluhan Guru Sabah - 05 Sep 2008 | 20:26 WIB
Siaran Liga Inggris Astro Sampai Akhir September - 05 Sep 2008 | 20:25 WIB
Bangun di Lahan Konservasi Kena Pajak Tinggi - 05 Sep 2008 | 20:22 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data