|
SEBAGAI calon presiden dari partainya, Muchtar Pakpahan, 49 tahun, pernah tampil dalam acara debat di televisi, berbicara tentang pemulihan ekonomi dan pengikisan korupsi. Tapi baru-baru ini dia justru dilaporkan oleh rekannya ke polisi dengan tuduhan melakukan korupsi Rp 1,8 miliar dana Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI). Ironis? Belum tentu. Soalnya, Muchtar menampik tuduhan itu. "Penghasilan saya justru saya serahkan ke SBSI. Bagaimana mungkin saya korup?" katanya.
Selain menjadi figur sentral SBSI, Muchtar adalah pendiri Partai Buruh Demokrasi Indonesia. Karena kesibukannya, dia agak mengesampingkan kebutuhan istri dan tiga anaknya. Kebetulan, istrinya mengajar di sebuah SMU di Jakarta. Itu sebabnya, "Saya tenang saja kendati aktif di organisasi."
|