Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 10/XXXII/05 - 11 Mei 2003
   
Pokok dan Tokoh

Muchtar Pakpahan

SEBAGAI calon presiden dari partainya, Muchtar Pakpahan, 49 tahun, pernah tampil dalam acara debat di televisi, berbicara tentang pemulihan ekonomi dan pengikisan korupsi. Tapi baru-baru ini dia justru dilaporkan oleh rekannya ke polisi dengan tuduhan melakukan korupsi Rp 1,8 miliar dana Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI). Ironis? Belum tentu. Soalnya, Muchtar menampik tuduhan itu. "Penghasilan saya justru saya serahkan ke SBSI. Bagaimana mungkin saya korup?" katanya.

Selain menjadi figur sentral SBSI, Muchtar adalah pendiri Partai Buruh Demokrasi Indonesia. Karena kesibukannya, dia agak mengesampingkan kebutuhan istri dan tiga anaknya. Kebetulan, istrinya mengajar di sebuah SMU di Jakarta. Itu sebabnya, "Saya tenang saja kendati aktif di organisasi."


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data