Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 10/XXXII/05 - 11 Mei 2003
   
Pokok dan Tokoh

Anom Suroto

Kapok Kampanye

P EMILU masih setahun lagi, tapi dalang kondang Anom Suroto, 57 tahun, sudah berancang-ancang. Mau kampanye? Bukan. Ia justru siap-siap menolak berkampanye untuk partai mana pun. Niat ini disampaikan dalam Musyawarah Nasional Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi), yang berlangsung di rumahnya di Timasan, Solo, akhir bulan lalu.

Sang dalang kapok diajak kampanye karena selalu mendapatkan briefing, pengarahan, dan sejenisnya. "Saya ingin bebas mendalang," ujar Anom, yang pernah menjadi juru kampanye Golkar.

Satu lagi yang mengganjal. Ia merasa apa yang dikampanyekan oleh partai berbeda dengan kenyataan. "Nah, saya ndak mau terus-terusan diajak menipu rakyat," tuturnya. Meski begitu, Anom masih oke-oke saja kalau ada partai yang menyewa jasanya. Syaratnya? "Tidak ada titipan pesan, dan harganya cocok," ujarnya sambil tertawa.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data