Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 10/XXXII/05 - 11 Mei 2003
   
Inovasi

Truk Berbahan Bakar Minyak Sayur

Saat harga BBM melambung, berita ini sungguh menggembirakan. Charris Ford, 39 tahun, berhasil mengganti bahan bakar truk dieselnya dengan minyak sayur. Penggiat penggunaan energi alternatif dari Colorado, Amerika Serikat, ini mengubah sistem pengapian pada truknya agar sesuai dengan sifat minyak sayur. Menariknya, Ford mendapatkan minyak sayur gratis. Ia mengumpulkan minyak sayur bekas pakai dari pelbagai restoran cepat saji di Colorado. Jadi, "Perang untuk merebut minyak Irak sebenarnya tak perlu terjadi," ujar Ford, yang tak ada hubungannya dengan Henry Ford sang penemu cara produksi mobil secara massal.

Dari penelitian Ford, minyak sayur banyak mengandung molekul trigliserida tak jenuh. Trigliserida inilah yang akan menghasilkan energi kinetik bagi mesin truk. Molekul yang secara geometris berbentuk "e" ini, setelah bercampur dengan oksigen, dapat menghasilkan pembakaran yang hampir sempurna.

Selain memberi alternatif bahan bakar, teknologi yang dibuat Ford terbilang ramah lingkungan. Dibandingkan dengan solar, misalnya, penggunaan minyak sayur mengurangi efek rumah kaca hampir 100 persen. Selain itu, emisi gas beracun nitrogen dioksida (NO2) juga dapat direduksi hingga 75 persen. Bisa jadi, kelak mobil-mobil di dunia akan memanfaatkan teknologi temuannya. Soalnya, "Minyak sayur adalah energi yang dapat diperbarui," ujar Ford.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data