Habis IMF, Terbitlah Jepang |
Ada angin semilir bertiup dari Jepang. Pemerintah Negeri Matahari Terbit itu berjanji meningkatkan pinjamannya pada Indonesia, bila kontrak kerja sama antara negeri ini dan IMF dihentikan. Komitmen itu disampaikan oleh delegasi tim penasihat ekonomi Perdana Menteri Junichiro Koizumi, yang Kamis pekan lalu menemui Presiden Megawati.
Namun ekonom Chatib Basri menilai janji tersebut bukan hal baru. ”Jepang lebih memilih menambah utang baru ketimbang menjadwalkan pembayaran utang lama,” ujarnya mengingatkan. Menteri Keuangan Boediono juga mengakui, masalah besar yang dihadapi pasca-IMF bukanlah memperoleh pinjaman baru, melainkan menunda pembayaran utang lama berikut bunganya yang selama ini diperoleh melalui forum Paris Club.
Celakanya, tanpa IMF, Paris Club tak mau lagi bersidang. Tapi Boediono berjanji, pemerintah akan berupaya mendapat penundaan utang melalui forum bilateral yang melibatkan semua negara kreditor anggota IMF.
|