Ekspor Maret Mencapai US$ 5 Miliar |
Ini kejutan. Nilai ekspor Indonesia selama Maret 2003 menembus angka US$ 5 miliar, atau meningkat 3,85 persen dibanding bulan sebelumnya. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), peningkatan ini didorong oleh kinerja ekspor nonmigas yang meningkat 5,29 persen. Sedangkan ekspor migas menurun 0,27 persen.
Menurut Deputi Bidang Statistik Ekonomi BPS, Slamet Mukeno, ekspor nonmigas bulan Maret itu meningkat menjadi US$ 3,81 miliar dari US$ 2,62 miliar bulan sebelumnya. Sementara itu, ekspor migas dari US$ 1,257 miliar menjadi US$ 1,254 miliar. ”Melemahnya ekspor migas karena ekspor gas alam mengalami penurunan 6,20 persen,” ujarnya. Ditambahkannya, tujuan utama pasar ekspor nonmigas Indonesia adalah Amerika Serikat. Namun, dibanding tahun lalu, total ekspor Januari-Maret mengalami penurunan dari 18 persen menjadi 14,6 persen. ”Mungkin karena masalah politik dan ekonomi Amerika yang mengalami kelesuan,” katanya.
Ditambahkan oleh Slamet, selain Amerika, tujuan ekspor nonmigas Indonesia adalah Jepang dengan proporsi 14,26 persen, Singapura (10,42 persen), sementara Cina hanya 5,1 persen. Tapi, untuk impor, nilainya menurun 2,53 per- sen selama Maret 2003, dari US$ 2,96 miliar menjadi US$ 2,88 miliar. Hanya, secara kumulatif, total impor untuk tiga bulan meningkat dari US$ 6,63 miliar menjadi US$ 8,56 miliar. Penurunan tersebut disebabkan oleh menurunnya impor migas 2,17 persen dibanding angka Februari 2003.
|