Kongsi Cina dan Listrik Palembang |
Kerja sama yang pernah terjalin ribuan tahun lalu antara Daratan Cina dan Bumi Sriwijaya mungkin akan kembali berulang. Kali ini keduanya bakal bahu-membahu mengatasi masalah listrik yang kerap byar-pet di wilayah Sumatera bagian selatan.
Setidaknya jalan ke arah sana mulai terkuak dengan masuknya konsorsium perusahaan Cina yang akan membeli 85 persen saham PT Asrigita Prasarana. Perusahaan inilah yang sedianya membangun pembangkit listrik tenaga gas dan uap di Palembang Timur. Adapun kongsi asal Cina itu terdiri atas China National Chemical Corporation (CNCC) dan Chengdu Engineering Corporation of China (CECC), yang bermitra dengan PT Sumbergas Sakti Prima.
Dengan suntikan modal baru, kilang listrik berkapasitas 1x150 megawatt yang sudah lama terbengkalai akan mulai dibangun awal bulan ini. Menurut rencana, setrum swasta tersebut akan dijual ke PLN dengan harga US$ 4,0-4,2 sen per kWh (kilowatt hour). Harga ini jauh lebih murah ketimbang investor sebelumnya yang menawarkan harga US$ 6,8 sen per kWh.
|