Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 08/XXXII/21 - 27 April 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Indonesia: "Kurangi Produksi Minyak"

Indonesia mengusulkan kepada Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) agar mengurangi produksi sebesar 1,5 juta hingga 2 juta barel per hari. Pemotongan produksi diusulkan karena minyak dunia melimpah, sehingga diperlukan pengendalian harga. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa usul pemotongan produksi akan disampaikan dalam pertemuan OPEC pada 24 April di Wina, Austria. "Ini hanya salah satu cara agar harga minyak kembali ke harga yang dipatok OPEC," Purnomo menegaskan.

Sebelum perang Irak meletus, OPEC menyetujui produksi minyak para anggotanya dilakukan melebihi kuota. Cara itu dimaksudkan untuk menekan harga minyak dunia yang mencapai US$ 40 per barel. Negara yang memproduksi minyak dalam jumlah besar adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait. Sedangkan Indonesia hanya mampu memproduksi sesuai dengan kuota, yakni 1,27 juta barel per hari.

Setelah Amerika dan sekutunya menduduki Irak, harga minyak berangsur-angsur turun. Saat ini harga minyak dunia berada pada kisaran US$ 25-US$ 26 per barel. Sementara itu, OPEC menetapkan harga antara US$ 22 dan US$ 28 per barel. Tapi Purnomo mengungkapkan bahwa Indonesia secara bertahap akan meningkatkan produksi minyaknya 100 hingga 150 ribu barel per hari. Dia tak menjelaskan alasannya dengan rinci, kecuali mengemukakan bahwa "Agustus tahun ini peningkatan produksi mulai dilakukan."


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data