GT Kabel Rampungkan Restrukturisasi Utang |
Anak perusahaan Grup Gadjah Tunggal milik Sjamsul Nursalim, PT GT Kabel Tbk., telah merampungkan restrukturisasi utang senilai US$ 171 juta. Utang pokok sebesar US$ 131 juta dan bunga US$ 40 juta tersebut direstrukturisasi berdasarkan dua pola, yakni pembelian kembali utang dan perpanjangan pengembalian utang yang jatuh tempo.
Direktur Keuangan GT Kabel, Irwanta Wanatirta, mengungkapkan opsi membeli kembali utang sebesar US$ 54 juta dengan potongan utang mencapai 75 persen. "Atau kami hanya membayar 25 persennya," ujarnya pada paparan publik, Kamis pekan lalu. Sedangkan sisanya, US$ 77 juta, diselesaikan melalui dua cara. Sebanyak US$ 50 juta dikonversi menjadi saham dan yang US$ 27 juta jatuh temponya diperpanjang hingga 2010. Lalu, setelah direstrukturisasi, utang GT Kabel kini tinggal US$ 27 juta.
Sementara itu, ekuitas perusahaan, yang semula negatif Rp 777,6 miliar pada tahun 2001, berubah positif Rp 113,8 miliar pada tahun 2002. Dengan demikian, laba bersih GT Kabel tahun 2002 meningkat mencapai Rp 437,7 miliar—dibandingkan dengan tahun 2001 yang minus Rp 256,5 miliar. Peningkatan laba tersebut akibat restrukturisasi utang senilai Rp 415 miliar dan keuntungan selisih kurs sebesar Rp 179,8 miliar.
Gadjah Tunggal masih menguasai 12 persen saham GT Kabel. Sisanya sebanyak 40 persen dimiliki oleh Java Primer Venture Ltd., 40 persen lainnya oleh sindikasi bank, dan sisanya lagi oleh publik.
|