Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 07/XXXII/14 - 20 April 2003
   
Surat

RUU Pendidikan Nasional (2)

Saya mendukung penuh RUU Sistem Pendidikan Nasional, terutama menyangkut subtansi Pasal 13 ayat 1a yang mengatur bahwa setiap siswa berhak mendapatkan pelajaran agama yang sesuai dengan agamanya oleh guru yang seagama. Mengapa? Karena pasal ini sangat mencerminkan pemikiran yang sehat dan logis. Siswa muslim belajar agama Islam dari guru agama Islam. Siswa nasrani belajar agama Kristen dari guru yang Kristen. Begitu pula siswa Hindu, Buddha dan Konghucu belajar agamanya dari guru yang seiman. Sebuah argumen yang sangat wajar dan masuk akal sehingga lucu jika dipertentangkan.

Jadi apa alasan para penentang Pasal 13 ayat 1a menolak RUU Sistem Pendidikan Nasional? Saya curiga pasti ada motif tertentu, karena kalau tidak berarti akalnya yang tidak sehat.

Kesimpulannya pemerintah dan DPR harus segera mengundang-undangkan RUU tersebut. Jangan sampai golongan yang mempunyai kepentingan terselubung merusak tatanan pendidikan nasional kita.

Hendrik suwu

Sunter, Jakarta Utara


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data