|
Sebongkah Cadas dari Tikrit
Ketika tanah Irak menggeletar pada hari-hari ini dan debu padang gurun memekatkan langit yang hangus oleh asap bom dan peluru, dunia seolah menantikan apa kisah Saddam Hussein dalam "episode" perang kali ini. Musuh-musuhnya memburu dia dengan dendam dan amarah. Para lawan politiknya menghitung hari kejatuhannya dengan penuh harap. Ahli-ahli jiwa menyebut dia psikopat sejati. Presiden Irak ini sosok yang sungguh paradoksal: dibenci luar biasa, tapi tidak ditinggalkan oleh rakyatnya. Dunia mencatat setiap sisi gelapnya dengan geram, tapi toh terpana oleh keberaniannya berduel dengan Amerika, si adikuasa.
Iqra TEMPO menyarikan beberapa buku yang pernah ditulis tentang dia.
|