’Notebook’ Acer Mengecewakan |
Pada Maret 2001, saya membeli notebook Acer TravelMate 739TLV di Harrisma cabang Purwokerto, Jawa Tengah. Saya memilih Acer karena berkeyakinan bahwa produk ini terkenal karena kualitasnya. Ternyata dugaan saya tidak sepenuhnya benar. Belum genap tiga bulan saya menggunakan notebook tersebut, kabel power-nya mengalami masalah. Menurut teknisi Harrisma, serabut kabelnya putus di tengah. Kabel itu kemudian dipotong, lalu disambung secara manual dan dibungkus isolasi.
Setelah urusan kabel selesai, belakangan giliran drive DVD-ROM-nya yang bikin ulah: tidak mau membaca CD. Karena teknisi Harrisma Purwokerto tidak bisa menanganinya, notebook itu dikirim ke Pusat Acer di Jakarta. Dan notebook itu pun mondok di Jakarta selama hampir tiga minggu.
Sepulang dari Jakarta, saya bisa memakai notebook itu dengan agak tenang. Tapi ketenangan ini tidak berlangsung lama karena komputer itu kemudian kerap mati mendadak. Entah berapa kali saya dibuat wirang pada saat presentasi karena komputer saya tiba-tiba mati. Sudah beberapa kali pula notebook saya bawa ke Harrisma Purwokerto. Karena masa garansinya sudah habis, saya pun dikenai biaya service.
Saat ini kondisi notebook Acer saya semakin parah, tidak bisa booting. Karena saya jengkel, akhirnya komputer itu saya onggokkan saja di Harrisma. Bagaimana tanggung jawab Acer?
V. PRABOWO SHAKTI
Bancar Kembar Estat B-9
Purwokerto, Jawa Tengah
|