Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 05/XXXII/31 Maret - 06 April 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Neloe dan Mandiri Korporasi

Terbetik berita, dalam waktu dekat PT Bank Mandiri akan meluncurkan instrumen investasi berbentuk reksadana senilai Rp 20 triliun. Nilai ini akan dipecah dalam 20 miliar unit penyertaan, dengan harga Rp 1.000 per unit. Yang menarik, investasi ini tidak terbuka bagi umum karena dibatasi hanya pada nasabah Bank Mandiri. Itu pun akan dibagi dalam dua kategori, yakni nasabah korporasi dan nasabah retail.

Kabar sayup-sayup ini dibenarkan Abiprayadi Riyanto, Kepala Investasi Mandiri Sekuritas. Tapi ia menggarisbawahi total nilai reksadana yang Rp 20 triliun itu. ”Itu bukan nilai yang sebenarnya, melainkan target penjualan yang direncanakan,” katanya. Peluncuran perdana produk yang konon diberi nama Mandiri Korporasi ini akan dilakukan sekitar April 2003.

Direktur Utama Bank Mandiri, E.C.W. Neloe, malah dengan tegas menampik informasi tersebut. ”Siapa bilang kita mau menerbitkan reksadana Rp 20 triliun?” katanya dengan nada menggugat dan dahi berkerut. Lagi pula angka itu dinilainya terlalu tinggi. Alasannya, kalau dijadikan target untuk penjualan reksadana selama setahun penuh pun, itu masih terlalu tinggi. Dan diingatkannya bahwa reksadana nasional saja masih bernilai sekitar Rp 50 triliun. Jadi, tak mungkin Bank Mandiri hanya dalam setahun menerbitkan hampir setengah dari jumlah itu. Neloe pun akhirnya menegaskan bahwa reksadana yang akan segera dikeluarkan oleh Bank Mandiri hanya bernilai sekitar Rp 2 triliun.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data