Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 04/XXXII/24 - 30 Maret 2003
   
Surat

PDIP dan Pemilihan Gubernur

TIDAK lama lagi DPRD Jawa Barat menggelar hajatan pemilihan Gubernur. Dalam hal ini PDI Perjuangan sebagai partai terbesar di negeri ini lagi-lagi menunjukan dirinya sebagai organisasi yang amburadul. Perebutan kursi calon gubernur Jawa Barat dari PDIP sudah menjurus anarkis dan kriminal. Seperti yang terjadi di Cirebon belum lama ini. Massa dari satu faksi mengusir calon dari faksi yang berbeda dengan acungan pisau. Brutal memang!

Itulah cerminan dari sebuah partai yang dikelola dengan asal-asalan. Asal menang dan asal banyak. Megawati sebagai ketua umum telah gagal membawa PDIP bergerak menjadi partai modern dan beradab. Jangankan menjadi panutan. Saat ini PDIP lebih layak menjadi cemoohan. Dan ujung-ujungnya calon dari PDIP selalu kalah. Tragis.

HELMI WIDJAJA


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
19/XXXVII/30 Juni - 06 Juli 2008

 

Berita lainnya

Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59 - 04 Jul 2008 | 21:47 WIB
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani - 04 Jul 2008 | 21:09 WIB
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13 - 04 Jul 2008 | 20:52 WIB
Polisi Ringkus Pembuat Uang Palsu - 04 Jul 2008 | 20:36 WIB
Klinik HIV/AIDS untuk Napi Banceuy - 04 Jul 2008 | 20:34 WIB
PDIP Kecewa Kepala Daerah Dilarang Kampanye. - 04 Jul 2008 | 20:23 WIB
Ekspor Indonesia ke Jepang Bakal Naik - 04 Jul 2008 | 19:37 WIB
Investor Jepang Ancam Keluar Indonesia - 04 Jul 2008 | 19:34 WIB
Pemerintah Ubah Jam Kerja Industri - 04 Jul 2008 | 19:32 WIB
Kepala Sekolah Hilang Diduga Tertimbun Longsor - 04 Jul 2008 | 19:12 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data