Tengku Edwin Pemulung Lelucon |
K ALAU Anda kepingin ketawa sepanjang hari, barangkali buku yang ditulis Tengku Edwin, 32 tahun, dan Jody, 32 tahun, ini bisa dilirik. Maklum, buku yang berjudul Ketawa Bukan Berarti Gila ini merupakan koleksi lelucon terbaik yang mereka kumpulkan selama setahun lebih. Sepanjang masa itu pula kuping duo plontos ini dibuka lebar-lebar, siapa tahu ada joke yang segar. "Ceritanya dari orang lain, lalu kami modifikasi dengan gaya lelucon kami," kata Edwin.
Karena lelucon-lelucon itu bukan murni milik Edwin dan Jody, untuk soal hak cipta, mereka cuma berani mendaftarkan judul bukunya. Soal isi? "Lelucon itu sebenarnya milik masyarakat. Kami hanya menuliskannya kembali," ujar Edwin lagi. Tujuan mereka sih mulia, agar joke-joke itu tak hilang di masyarakat.
Hanya, agar buku itu tetap segar dan lucu, mereka mesti pintar-pintar memolesnya. Untuk ini, duo plontos ini punya jurus jitu: merevisinya sesuai dengan kondisi aktual.
|