Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 04/XXXII/24 - 30 Maret 2003
   
Pokok dan Tokoh

Tengku Edwin

Pemulung Lelucon

K ALAU Anda kepingin ketawa sepanjang hari, barangkali buku yang ditulis Tengku Edwin, 32 tahun, dan Jody, 32 tahun, ini bisa dilirik. Maklum, buku yang berjudul Ketawa Bukan Berarti Gila ini merupakan koleksi lelucon terbaik yang mereka kumpulkan selama setahun lebih. Sepanjang masa itu pula kuping duo plontos ini dibuka lebar-lebar, siapa tahu ada joke yang segar. "Ceritanya dari orang lain, lalu kami modifikasi dengan gaya lelucon kami," kata Edwin.

Karena lelucon-lelucon itu bukan murni milik Edwin dan Jody, untuk soal hak cipta, mereka cuma berani mendaftarkan judul bukunya. Soal isi? "Lelucon itu sebenarnya milik masyarakat. Kami hanya menuliskannya kembali," ujar Edwin lagi. Tujuan mereka sih mulia, agar joke-joke itu tak hilang di masyarakat.

Hanya, agar buku itu tetap segar dan lucu, mereka mesti pintar-pintar memolesnya. Untuk ini, duo plontos ini punya jurus jitu: merevisinya sesuai dengan kondisi aktual.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data