'Serangan' Pagi dari Kuba |
Saat mesin perang Amerika Serikat sibuk menghajar Irak, radar menara kontrol bandara internasional Miami di Florida menangkap gerak sebuah pesawat tak dikenal, Kamis pagi pekan lalu. Petugas menara kontrol mencoba membuka hubungan radio dengan pesawat itu, tapi tak ada jawaban. Maka membubunglah pesawat tempur dari pangkalan militer di selatan Miami mengejar pesawat tak dikenal. Setelah mendekat, ternyata pesawat komersial Kuba "Aerotaxi" yang sedang dibajak.
Pesawat tua bermotor dua jenis DC-3 itu mendarat di Bandara Key West, membawa 25 penumpang dan enam pembajak yang hanya berbekal pisau. "Setelah pesawat mendarat, pembajak menyerahkan diri," kata Peter Harton, Manajer Bandara Key West. Pembajak dengan sigap memisahkan diri dari penumpang dan awak pesawat. Pembajak lalu menyerahkan pisau mereka ke polisi bandara.
Pilot Aerotaxi terpaksa mengarahkan moncong pesawatnya ke Miami di bawah ancaman pisau dalam perjalanan dari Nueva Gerona ke Havana. Belum jelas tujuan pembajak. Tapi sebelumnya pernah pesawat Kuba dibajak untuk memperoleh suaka di AS.
Raihul Fadjri (Reuters, BBC, AP, allAfrica.com)
|