Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 04/XXXII/24 - 30 Maret 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Komposisi Surat Utang Negara Diubah

Meski pasar dianggap tidak bagus, pemerintah tetap menerbitkan surat utang negara (SUN) senilai Rp 7,7 triliun pada akhir Maret 2003. Namun, untuk memenuhi keinginan para investor, pemerintah akan mengubah komposisinya. Semula, pemerintah hendak menerbitkan surat utang jangka panjang (treasury bond) sebesar Rp 5 triliun, dan sisanya surat utang jangka pendek (treasury bill) Rp 2,7 triliun, tapi kini komposisinya dibalik. Alasannya, permintaan surat utang jangka panjang (lebih dari setahun) ternyata lebih besar. ”Kita akan minta izin dulu ke DPR,” kata Ketua Pusat Manajemen Obligasi Negara, Fuad Rahmany, di Jakarta Jumat pekan lalu.

Menurut Fuad, ada titik temu antara keinginan pemerintah dan investor. Diungkapkannya bahwa kedua belah pihak sama-sama menginginkan surat utang jangka panjang. ”Bagi pemerintah, jangka makin panjang, ya, lebih baik,” Fuad memastikan. Akhir tahun lalu, ketika pemerintah menerbitkan surat utang jangka delapan tahun senilai Rp 2 triliun, permintaan pasar mencapai 3,5 kalinya. Melihat tren penurunan suku bunga SBI yang makin tajam dalam beberapa pekan terakhir, investor cenderung memilih surat utang jangka panjang. Pada lelang sertifikat Bank Indonesia Rabu pekan lalu, bunga SBI satu bulan mencapai 11,36 persen dan jangka tiga bulan 11,96 persen. Itu merupakan angka terendah dalam tiga tahun terakhir.

Harus diakui pula, minat investor untuk menubruk surat utang pemerintah jangka panjang memang terus meningkat. Hal ini bisa dilihat dari harga obligasi pemerintah yang terus menanjak, seperti surat utang seri FR0021 yang jatuh tempo pada tahun 2010. Surat utang seri ini sekarang diperdagangkan pada harga 113,5. Ini berarti, pemegang obligasi tersebut sudah mendapat keuntungan 13,5 poin dari ketika membeli.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data