|
Indonesia memang belum bangkit dari krisis ekonomi, tapi penjualan mobil mewah tetap saja tinggi. Ini membuktikan bahwa ada selapis tipis masyarakat negeri ini yang memang imun terhadap krisis. Penghasilan mereka bukannya berkurang, malah bertambah. Dan ini berdampak positif bagi pengusaha otomotif. Lihat saja, pada periode Januari-Februari 2003, sudah 249 unit sedan luks terjual. Angka ini naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Padahal penjualan sedan pada periode yang sama secara keseluruhan malah turun hampir enam persen. Bandingkan juga dengan penjualan sedan bukan luks pada periode sama, yang hanya mampu mencapai 3.959 unit. Tahun lalu, penjualannya mampu menembus angka di atas 4.000 unit, seperti yang tercantum dalam siaran pers Toyota Astra Motor, Rabu pekan lalu.
Kendati penjualan sedan turun, penjualan mobil selama dua bulan pertama 2003 naik 17,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sampai Februari lalu, mobil yang terjual di pasar lokal mencapai 53.256 unit. Dalam kurun waktu itu, segmen kendaraan komersial naik 29,4 persen, sementara segmen kendaraan penumpang hanya naik 11,1 persen. Ini awal yang jauh lebih baik ketimbang tahun lalu. Itu sebabnya para pelaku industri otomotif yakin penjualan mobil pada tahun ini bakal naik tipis menjadi sekitar 325 ribu unit. Tahun lalu, penjualan mobil di Indonesia mencapai 317 ribu unit, dan ini sedikit di atas target yang dipatok Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia.
|