Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 02/XXXII/10 - 16 Maret 2003
   
Inovasi

Pencatat Meteran Air

MASALAH pencatatan meteran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tampaknya segera teratasi. Muhammad Syaiful Tri Susanto, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Widya Gama, Malang, menciptakan alat pencatat meteran air secara elektrik berbasis local area network (LAN). Dengan alat ini, petugas PDAM bahkan tak perlu lagi datang ke rumah-rumah pelanggan. Alat ini juga bisa mendeteksi kerusakan atau kebocoran pipa di rumah pelanggan dan mendeteksi pencurian air oleh pelanggan.

Perangkat yang dipasang di rumah pelanggan ini juga sederhana. Terdiri atas sebuah opto coupler atau sensor, pengontrol mikro, LCD (liquid crystal display), dan kabel penghubung jaringan. Opto berfungsi sebagai penyensor pemakaian air, pengontrol mikro sebagai pengolah data, dan LCD akan menampilkan jumlah pemakaian air dan harga yang harus dibayar pelanggan. Sedangkan kabel jaringan berfungsi mentransfer data dari pengontrol mikro ke komputer di kantor PDAM.

Pemasangannya juga tak perlu membongkar pengukur meteran air yang lama. Prinsip kerjanya, pemakaian air disensor dengan opto coupler yang sudah dihubungkan dengan pengontrol mikro. Hasilnya dikirim ke komputer di PDAM melalui sebuah kabel jaringan dan juga dikirim ke layar monitor LCD yang terpasang di meteran di rumah pelanggan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data