Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 02/XXXII/10 - 16 Maret 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Ancaman Pengelola Jalan Tol

Para pengelola jalan tol di Indonesia mengancam akan memblokir jalan yang dikelolanya jika pemerintah tidak menaikkan tarif sampai akhir April nanti. Mereka menuntut kenaikan 25-65 persen. ”Sudah 10 tahun tarif tol tidak pernah naik,” kata Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol Indonesia, Fatchur Rochman, kepada pers Rabu pekan lalu. Padahal, dalam perjanjian kerja sama pengelolaan jalan tol, pemerintah berjanji akan menaikkan tarif 25 persen setiap tiga tahun. Tapi sejak 1992 pemerintah selalu menolak usul kenaikan tarif. Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah, Soenarno, terakhir kali mengusulkan kenaikan pada 8 November tahun lalu, tapi ditolak presiden.

Karena tarif tidak naik, banyak pengelola tol yang merugi. Marga Mandalasakti—pengelola jalan tol Tangerang-Merak—mengaku sudah kebobolan lebih dari Rp 500 miliar sejak beroperasi 11 tahun silam. Menurut Fatchur, pengelola merugi karena biaya pemeliharaan naik paling tidak 200 persen dan nilai pajak bumi dan bangunan (PBB) naik tiga kali lipat. Pengelola tol Makassar, Aksa Mahmud, menambahkan bahwa tidak naiknya tarif tol menyebabkan investor tidak berminat masuk ke bisnis ini. ”Sudah tujuh tahun ini tidak ada investasi baru di tol,” kata Aksa, yang juga pemilik pabrik semen Bosowa ini.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data