Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 52/XXXI/24 Februari - 02 Maret 2003
   
Peristiwa

Para Jenderal Menggelar Reuni

PERTEMUAN tertutup puluhan jenderal purnawirawan TNI AD dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Ryamizard Ryacudu berlangsung di Markas Besar TNI AD Jakarta, Kamis pekan silam. Pertemuan bak reuni itu membahas perihal disintegrasi di Indonesia serta upaya TNI AD untuk mencegahnya.

Selain mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Wiranto, dalam pertemuan itu juga hadir Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Kartono, mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn.) TNI Prabowo Subianto, serta mantan Mendagri Surjadi Soedirdja dan Rudini.

Banyak pensiunan TNI AD mengungkapkan kecemasannya tentang ancaman perpecahan di Indonesia, kata Ryamizard. Karena itu, saat dia mengungkapkan misi dan visi instansinya adalah menjaga keutuhan Indonesia, para sesepuh AD menyatakan dukungannya. "Mereka senang sekali dan menyambut baik serta mendukung," ujarnya.

Bekas Panglima Kostrad itu menepis anggapan pertemuan itu sebagai upaya TNI AD untuk kembali berpolitik dan mengumpulkan kekuatan. "Kami enggak berpolitik di sini. Saya tidak bicara tentang masalah politik, sampai kapan pun dan di mana pun," ucapnya. Hanya, kata dia, TNI memang belum bisa memenuhi permintaan untuk total pulang ke barak. Karena, menurut dia, Indonesia masih terancam disintegrasi.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data