Para Jenderal Menggelar Reuni |
PERTEMUAN tertutup puluhan jenderal purnawirawan TNI AD dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Ryamizard Ryacudu berlangsung di Markas Besar TNI AD Jakarta, Kamis pekan silam. Pertemuan bak reuni itu membahas perihal disintegrasi di Indonesia serta upaya TNI AD untuk mencegahnya.
Selain mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Wiranto, dalam pertemuan itu juga hadir Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Kartono, mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn.) TNI Prabowo Subianto, serta mantan Mendagri Surjadi Soedirdja dan Rudini.
Banyak pensiunan TNI AD mengungkapkan kecemasannya tentang ancaman perpecahan di Indonesia, kata Ryamizard. Karena itu, saat dia mengungkapkan misi dan visi instansinya adalah menjaga keutuhan Indonesia, para sesepuh AD menyatakan dukungannya. "Mereka senang sekali dan menyambut baik serta mendukung," ujarnya.
Bekas Panglima Kostrad itu menepis anggapan pertemuan itu sebagai upaya TNI AD untuk kembali berpolitik dan mengumpulkan kekuatan. "Kami enggak berpolitik di sini. Saya tidak bicara tentang masalah politik, sampai kapan pun dan di mana pun," ucapnya. Hanya, kata dia, TNI memang belum bisa memenuhi permintaan untuk total pulang ke barak. Karena, menurut dia, Indonesia masih terancam disintegrasi.
|