Mengantisipasi Krisis Pangan |
Keterlambatan musim hujan telah menyebabkan musim tanam tertunda hingga akhir tahun lalu. Akibatnya, musim panen pun mundur, sehingga krisis ketersediaan pangan jadi ancaman di sejumlah daerah di Indonesia. Diperkirakan, bakal terjadi kekosongan stok beras selama dua bulan.
Selama ini pengadaan pangan biasanya mulai dilakukan Badan Urusan Logistik (Bulog) pada Februari-Maret. Dengan mundurnya panen, pengadaan pangan baru bisa dilakukan pada April-Mei. Akibatnya, terdapat celah waktu dua bulan tanpa stok pangan, yakni selama Juni-Juli. Itu karena pengadaan pangan—dari gabah sampai digiling—butuh waktu sekitar dua bulan.
Sejak awal, Bulog pun sudah ancang-ancang. Masalahnya, apakah persediaan yang dipunyai Bulog cukup untuk masa paceklik itu. "Masyarakat tak perlu panik, karena Bulog punya stok beras 1,5 juta ton," ujar Tito Pranolo, Kepala Pusat Jasa Logistik Bulog. Ia yakin, krisis pangan bisa diredam.
|