Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 52/XXXI/24 Februari - 02 Maret 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Modal Asing Tak Sudi Menetap di Indonesia

Kelesuan masih saja menggayuti dunia usaha di Indonesia. Nilai investasi asing secara langsung (foreign direct investment) masih belum bergerak naik. Berdasarkan statistik Sekretariat ASEAN yang diterbitkan Rabu pekan lalu, sekitar US$ 1,172 miliar investasi hengkang dari Indonesia. Nilai investasi pada paruh pertama 2002 itu ternyata tak lebih baik dari tahun sebelumnya. Pada 2001, investasi asing senilai US$ 3,3 miliar juga sudah meninggalkan negeri ini.

Para investor asing tampaknya lebih suka mengalihkan dananya ke negara lain di Asia Tenggara. Dari neraca pembayaran pada semester awal tahun 2002, arus penanaman modal asing ke 10 negara anggota ASEAN tercatat US$ 1,95 miliar. Jumlah itu naik se- dikit dibandingkan dengan US$ 1,94 miliar pada tahun sebelumnya.

Kenaikan kecil itu, menurut laporan, menunjukkan kecenderungan melemahnya arus investasi asing langsung secara global. Kendati begitu, Filipina, Malaysia, dan Vietnam masih menikmati arus modal masuk lebih tinggi daripada negara tetangga lainnya. Filipina menarik US$ 1,3 miliar AS, Malaysia berhasil menggaet US$ 730 juta, dan Vietnam US$ 450 juta.

Investasi asing terbesar di Asia Tenggara masih tetap dipegang Jepang, dengan nilai US$ 740 juta. Inggris menyusul dengan US$ 260 juta, dan terakhir Singapura sebesar US$ 175 juta.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data