Modal Asing Tak Sudi Menetap di Indonesia |
Kelesuan masih saja menggayuti dunia usaha di Indonesia. Nilai investasi asing secara langsung (foreign direct investment) masih belum bergerak naik. Berdasarkan statistik Sekretariat ASEAN yang diterbitkan Rabu pekan lalu, sekitar US$ 1,172 miliar investasi hengkang dari Indonesia. Nilai investasi pada paruh pertama 2002 itu ternyata tak lebih baik dari tahun sebelumnya. Pada 2001, investasi asing senilai US$ 3,3 miliar juga sudah meninggalkan negeri ini.
Para investor asing tampaknya lebih suka mengalihkan dananya ke negara lain di Asia Tenggara. Dari neraca pembayaran pada semester awal tahun 2002, arus penanaman modal asing ke 10 negara anggota ASEAN tercatat US$ 1,95 miliar. Jumlah itu naik se- dikit dibandingkan dengan US$ 1,94 miliar pada tahun sebelumnya.
Kenaikan kecil itu, menurut laporan, menunjukkan kecenderungan melemahnya arus investasi asing langsung secara global. Kendati begitu, Filipina, Malaysia, dan Vietnam masih menikmati arus modal masuk lebih tinggi daripada negara tetangga lainnya. Filipina menarik US$ 1,3 miliar AS, Malaysia berhasil menggaet US$ 730 juta, dan Vietnam US$ 450 juta.
Investasi asing terbesar di Asia Tenggara masih tetap dipegang Jepang, dengan nilai US$ 740 juta. Inggris menyusul dengan US$ 260 juta, dan terakhir Singapura sebesar US$ 175 juta.
|