|
J ABATAN boleh melangit, tapi Bagir Manan, 61 tahun, suka memilih jalan pintas buat mengusir masuk angin. Bukan meminum jamu atau pil, Ketua Mahkamah Agung ini lebih senang dikerok dengan logam cepekan oleh pegawainya. Setelah sekujur badannya penuh dengan garis-garis merah, barulah ia merasa nyaman karena telah bablas anginnya. Dia tak khawatir pori-pori kulitnya membesar dan kian rentan terkena masuk angin kendati termasuk sering dikerok, minimal sebulan sekali. "Enggak tahu, ya, rasanya enak saja, tuh," ujarnya.
Untuk menjaga staminanya, orang Lampung ini rajin pula berolahraga. Setiap pagi dia berlari di atas treadmill selama sekitar 30 menit. Selain banyak makan, Bagir hanya minum air putih atau teh yang kerap dibikinnya sendiri. Rahasia lainnya, ia menghindari rokok dan kopi. Dengan kiat sederhana ini, sang penjaga benteng keadilan tak pernah menderita penyakit yang serius, kecuali ya itu tadi, masuk angin.
|