Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 50/XXXI/10 - 16 Februari 2003
   
Daftar berita Selingan
Amish: Cendera Mata Amerika Lama
Di Philadelphia, mereka menjejakkan kaki suatu hari pada musim panas 1727. Dari kota itu, mereka menyebar ke beberapa daerah di Negara Bagian Pennsylvania, menata hidup, beranak-pinak. Dikenal sebagai The Amish, mereka adalah penganut sebuah sekte keagamaan—muncul di Swiss pada awal abad ke-16—yang menyempal dari akar Katolik Roma. Dipandu oleh tradisi dan aturan agama yang ketat, kaum Amish--kini ada di 22 negara bagian Amerika Serikat--mempertahankan gaya hidup abad ke-18 sampai kini. Mereka menolak kekerasan serta keterikatan kepada "dunia": tidak ada listrik, teknologi modern, ataupun segala bentuk hedonisme. Di tengah wajah Amerika yang modern, komunitas ini seperti sebentuk cendera mata dari masa silam. Bagaimana mereka bertahan? Wartawan TEMPO Hermien Y. Kleden mengunjungi perkampungan Amish di Strassburg, Pennsylvania, beberapa waktu lalu. Berikut ini laporannya.  
Tabu di Atas Tilam
Kehidupan warga Amish bisa diamati secara tak langsung melalui museum, kerajinan tangan, atau buku-buku yang ditulis oleh "orang dalam". 
Suatu Malam di Pertanian Mennonite
Komunitas Mennonite dan Amish ibarat "sepupu" yang lahir dari rumpun yang sama, tapi menempuh jalan berbeda dalam menyerap perubahan. 
Naik Pengantin di Musim Panen
Muda-mudi Amish membuhulkan ikatan perkawinan mereka pada hari Selasa dan Kamis pada setiap bulan November. 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data