Kaukus Bertemu Koalisi Nasional |
KELOMPOK oposisi mulai sibuk bikin pertemuan. Jumat pekan lalu, Kaukus Penyelamat Bangsa (KPB) mengundang Koalisi Nasional--gabungan mahasiswa, LSM, dan beberapa partai kecil?melakukan rapat di Wisma Fajar, Senayan, Jakarta. Kaukus yang terbentuk awal Januari lalu itu dimotori beberapa politikus lintas partai di DPR, antara lain Marwah Daud Ibrahim dan Fahmi Idris (Fraksi Golkar), Julius Usman, Haryanto Taslam, dan Meilono Suwondo (PDIP), Alvin Lie (Reformasi), Husni Thamrin (PPP), dan sejumlah politikus Partai Kebangkitan Bangsa.
Tak ada keputusan penting yang disepakati. Yang mengemuka justru tudingan Koalisi Nasional bahwa Kaukus berisi politikus oportunis, hanya pura-pura saja berpihak ke rakyat. Marwah membantah. ?Kami juga ingin pemerintah diganti, tapi melalui parlemen,? katanya.
Julius Usman menegaskan maksud kaukus didirikan. Mereka bereaksi terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang tak adil dan tak mempertimbangkan beban masyarakat seperti kenaikan harga BBM, tarif telepon, dan tarif listrik, divestasi Indosat, dan release and discharge untuk konglomerat.
Cara yang akan ditempuh Kaukus antara lain memperjuangkan sistem pemilu proporsional terbuka agar rakyat tahu siapa yang dipilihnya. Anehnya, mereka juga sepakat jika pemilu dipercepat. Sebelum Kaukus bergerak, sudah muncul beberapa oposan lain, seperti kelompok Ampera yang dimotori mantan presiden Abdurrahman Wahid dan Rachmawati, adik kandung Presiden Megawati, kelompok mahasiswa, lalu Eros Djarot dan kawan-kawan, yang akhirnya memunculkan Koalisi Nasional.
|