Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 50/XXXI/10 - 16 Februari 2003
   
Peristiwa

Kaukus Bertemu Koalisi Nasional

KELOMPOK oposisi mulai sibuk bikin pertemuan. Jumat pekan lalu, Kaukus Penyelamat Bangsa (KPB) mengundang Koalisi Nasional--gabungan mahasiswa, LSM, dan beberapa partai kecil?melakukan rapat di Wisma Fajar, Senayan, Jakarta. Kaukus yang terbentuk awal Januari lalu itu dimotori beberapa politikus lintas partai di DPR, antara lain Marwah Daud Ibrahim dan Fahmi Idris (Fraksi Golkar), Julius Usman, Haryanto Taslam, dan Meilono Suwondo (PDIP), Alvin Lie (Reformasi), Husni Thamrin (PPP), dan sejumlah politikus Partai Kebangkitan Bangsa.

Tak ada keputusan penting yang disepakati. Yang mengemuka justru tudingan Koalisi Nasional bahwa Kaukus berisi politikus oportunis, hanya pura-pura saja berpihak ke rakyat. Marwah membantah. ?Kami juga ingin pemerintah diganti, tapi melalui parlemen,? katanya.

Julius Usman menegaskan maksud kaukus didirikan. Mereka bereaksi terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang tak adil dan tak mempertimbangkan beban masyarakat seperti kenaikan harga BBM, tarif telepon, dan tarif listrik, divestasi Indosat, dan release and discharge untuk konglomerat.

Cara yang akan ditempuh Kaukus antara lain memperjuangkan sistem pemilu proporsional terbuka agar rakyat tahu siapa yang dipilihnya. Anehnya, mereka juga sepakat jika pemilu dipercepat. Sebelum Kaukus bergerak, sudah muncul beberapa oposan lain, seperti kelompok Ampera yang dimotori mantan presiden Abdurrahman Wahid dan Rachmawati, adik kandung Presiden Megawati, kelompok mahasiswa, lalu Eros Djarot dan kawan-kawan, yang akhirnya memunculkan Koalisi Nasional.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Kapolda Jawa Barat Copot Dua Kapolsek - 05 Sep 2008 | 21:29 WIB
Bupati Aceh Besar Mengundurkan Diri - 05 Sep 2008 | 21:19 WIB
Guru Tolak Aturan Pendanaan Pendidikan - 05 Sep 2008 | 21:16 WIB
Fernando Alonso Kuasai Free Practice 2 - 05 Sep 2008 | 21:07 WIB
Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR - 05 Sep 2008 | 21:02 WIB
Kapolda Jawa Barat Mengaku Ditawari Suap Rp 10 Miliar - 05 Sep 2008 | 20:53 WIB
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa - 05 Sep 2008 | 20:53 WIB
Bupati Aceh Besar Mundur, Surat ke Menteri Ditulis Tangan - 05 Sep 2008 | 20:44 WIB
Simulasi Pemilihan 2009 Dinilai Tak Efektif - 05 Sep 2008 | 20:40 WIB
Bapepam Akan Gugat Eurocapital - 05 Sep 2008 | 20:32 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data