Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 50/XXXI/10 - 16 Februari 2003
   
Kesehatan

Antraks Bisa Diobati

Tak perlu panik jika ada kerabat yang telanjur terinfeksi antraks. Antibiotik biasa, misalnya penisilin atau tetrasiklin, cukup ampuh membunuh kuman yang menginfeksi tubuh. Semakin dini pengobatan, semakin besar kemungkinan sembuh total.

Hanya, risiko kematian memang membayang jika pengobatan tidak dilakukan sesegera mungkin. Mengenali gejala awal antraks adalah langkah yang amat penting.

Kuman antraks bisa menular melalui percikan darah atau mengonsumsi daging ternak yang terinfeksi. Waspadailah bisul berwarna hitam dengan cekungan di puncaknya (orang Sunda biasa menyebutnya sebagai cenang hideung?bisul hitam) yang muncul sesudah kontak dengan hewan ternak. Lazimnya bisul muncul di tengkuk, payudara, tangan, kaki, dan seputar mulut. Gejala berikutnya adalah demam, diare, nyeri perut, dan tubuh terasa serba lemas.

Sebisa mungkin, jangan tunda berobat ke dokter, apalagi menunggu sampai bisul pecah. Sebab, begitu bisul pecah, kuman antraks akan menyebar ke berbagai organ penting seperti paru dan hati, yang bisa berdampak mematikan. Itulah sebabnya, antraks biasa dikenal dengan sebutan pesdar alias kempes modar.


Mardiyah Chamim


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data