Lippo Hanya Diperingatkan |
Rekomendasi Oversight Committee (OC) dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BBPN) lagi-lagi membentur tembok. Rekomendasi lembaga itu untuk mengganti manajemen Bank Lippo tak dihiraukan oleh BPPN. Padahal kesalahan manajemen bank itu amat fatal, yakni membuat laporan keuangan yang berbeda untuk publik—yang disebar melalui media massa—dan ke Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam). Ke publik Bank Lippo melaporkan untung, tapi ke Bapepam mengeluh buntung.
Padahal, seperti yang juga diakui Ketua BPPN Syafruddin Temenggung, para petinggi bank bekas milik taipan Mochtar Riady itu mengakui kesalahannya. Mereka bahkan sudah meneken pernyataan tertulis bahwa yang benar adalah laporan yang dipublikasi November tahun lalu. Artinya, bank itu masih untung. Dan karena pengakuan itu, BPPN—selaku pemegang 59 persen saham bank itu—telah memberikan peringatan keras. ”Saya sudah memanggil manajemen dan saya sudah memberikan peringatan keras,” Syafruddin menegaskan.
Mengenai rekomendasi Oversight Committee untuk menggusur manajemen bank itu, Syafruddin berkilah bahwa sebagai pelaksana penyehatan perbankan, pihaknya harus memperhatikan berbagai konsekuensi dalam memutuskan pergantian itu. Corporate action yang tidak prudent, katanya, bisa menjadi bumerang bagi bank itu sendiri.
|