Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 50/XXXI/10 - 16 Februari 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Lippo Hanya Diperingatkan

Rekomendasi Oversight Committee (OC) dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BBPN) lagi-lagi membentur tembok. Rekomendasi lembaga itu untuk mengganti manajemen Bank Lippo tak dihiraukan oleh BPPN. Padahal kesalahan manajemen bank itu amat fatal, yakni membuat laporan keuangan yang berbeda untuk publik—yang disebar melalui media massa—dan ke Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam). Ke publik Bank Lippo melaporkan untung, tapi ke Bapepam mengeluh buntung.

Padahal, seperti yang juga diakui Ketua BPPN Syafruddin Temenggung, para petinggi bank bekas milik taipan Mochtar Riady itu mengakui kesalahannya. Mereka bahkan sudah meneken pernyataan tertulis bahwa yang benar adalah laporan yang dipublikasi November tahun lalu. Artinya, bank itu masih untung. Dan karena pengakuan itu, BPPN—selaku pemegang 59 persen saham bank itu—telah memberikan peringatan keras. ”Saya sudah memanggil manajemen dan saya sudah memberikan peringatan keras,” Syafruddin menegaskan.

Mengenai rekomendasi Oversight Committee untuk menggusur manajemen bank itu, Syafruddin berkilah bahwa sebagai pelaksana penyehatan perbankan, pihaknya harus memperhatikan berbagai konsekuensi dalam memutuskan pergantian itu. Corporate action yang tidak prudent, katanya, bisa menjadi bumerang bagi bank itu sendiri.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data