Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 50/XXXI/10 - 16 Februari 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Nama Debitor Itu Titiek Soeharto

Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) diam-diam masih menyimpan stok pengutang kakap. Selain ada lima nama yang sudah sering beredar, sumber TEMPO membisikkan nama satu debitor kondang yang selama ini dirahasiakan. Mengapa? Mungkin karena melibatkan nama orang tenar dari keluarga yang pernah begitu berkuasa di Indonesia.

Debitor itu adalah PT Bhinneka Multi Corporation (BMC), perusahaan patungan antara PT Taspen dan PT Asia Market Investment Indonesia (AMII). Pemilik AMII adalah Siti Hedijati alias Titiek Soeharto dan salah satu komisaris BMC adalah The Phoa Tjemin, bekas bankir yang dikenal dekat dengan Menteri Laksamana Sukardi. Menurut dokumen yang diperoleh TEMPO, total utang BMC mencapai Rp 253 miliar dan telah macet sejak 4 Juni 1998.

Sejauh ini, pihak BMC kabarnya tak pernah menunjukkan iktikad baik untuk membayar tagihan tersebut. Mereka menolak mengakui bagian utang yang berasal dari bunga dan denda, dan hanya mengakui pinjaman pokok sebesar Rp 85,6 miliar. Atas utang tersebut, mereka juga cuma menjanji-kan membayar dengan cara pengalihan kepemilikan saham (debt to equity swap). Tentu saja Bahana menolak tawaran tersebut. Terlebih aset BMC diketahui sudah kosong melompong. ”Bisa-bisa Bahana cuma kebagian ampasnya,” kata sumber TEMPO yang tak mau disebut namanya itu.

Nah, biarpun menyangkut nama besar, tagihan Bahana kudu dilanjutkan. Sebab, utang memang harus dibayar, bukan dihadiahkan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data