|
BARISAN antipemerintahan Megawati bertambah dengan pencanangan Front Amanat Penderitaan Rakyat pekan lalu. Front yang dibentuk sebagai ?tanggung jawab terhadap situasi nasional? ini melibatkan antara lain Ketua Presidium Korps Alumni HMI Fuad Bawazier, Ketua Partai Pelopor Rachmawati Soekarnoputri, Sri Edi Swasono (menantu Bung Hatta), dan budayawan Emha Ainun Nadjib.
Dalam deklarasi yang dibacakan Rachmawati, disebutkan bahwa mereka akan ??memboikot berbagai kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat.? Tidak dinyatakan di sana apakah mereka bakal menggulingkan pemerintahan Megawati. Namun, ketika mengantarkan deklarasi, mantan presiden Abdurrahman Wahid menyatakan pemerintahan Megawati sudah tidak berjalan dan harus diganti. ?Kalau tidak mau diganti, ya, diturunkan,? kata Abdurrahman.
Megawati telah menegaskan penolakannya atas cara-cara ekstraparlementer untuk mengganti pemerintahan. ?Pemerintah tidak akan stabil. Presiden yang akan datang pasti digoyang (lagi). Jadi, tidak akan ada habisnya,? katanya seperti dikutip Ketua Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong, Hayono Isman, yang bertemu dengan Presiden pekan lalu.
|