Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 49/XXXI/03 - 9 Februari 2003
   
Kartun

Kartun Edisi No. 49/XXXI/03 - 09 Februari 2003

Jeri di Ujung Ajal
Jutaan dolar aset Hendra Rahardja bertabur di Singapura, Hong Kong, Cina, dan Australia. Kenapa pemerintah baru memburunya setelah ia mati? 
Mati Sunyi di Tengah Karnaval
Pernah menjadi raja motor, hotel, dan bank, taipan Hendra Rahardja meninggal sebagai pesakitan di negeri orang. 
Petualangan Anak Bakul Becak
Inilah kisah Hendra Rahardja, bankir yang menggangsir triliunan rupiah dari bank sentral. 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data