Sisa Pinjaman di IMF Segera Dicairkan |
RABU pekan lalu, tercapai kesepakatan terbaru antara pemerintah Indonesia dan Dana Moneter Internasional (IMF). Dana sebesar Rp 1,8 miliar, yang merupakan hak pemerintah Indonesia di lembaga itu, akan segera dicairkan. Jumlah itu merupakan sisa pinjaman yang dijanjikan dalam letter of intent yang ditandatangani pada Desember 2001. Di situ disepakati bahwa Indonesia akan mendapat pinjaman US$ 5 juta. Dari jatah pinjaman ini, yang sudah dicairkan baru US$ 3 juta lebih. Nah, sisanya itulah yang akan segera cair, setidaknya sebelum berakhirnya kontrak kerja sama Indonesia dengan IMF, akhir tahun ini.
Menurut staf ahli Menteri Koordinator Perekonomian, Mahendra Siregar, tiap kuartal IMF akan mencairkan pinjaman sebesar US$ 450 juta untuk pemerintah Indonesia, dan pencairan perdana akan berlangsung pada awal Maret nanti. Sebelumnya, setiap kuartal pemerintah cuma bisa menarik US$ 340 juta. Penambahan jumlah penarikan ini dilakukan agar tidak ada lagi yang tersisa dari jatah Indonesia di IMF setelah program kontrak kerja sama dengan lembaga itu berakhir.
|