Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 46/XXXI/13 - 19 Januari 2003
   
Peristiwa

Penembakan Warga Aceh

PERJANJIAN damai GAM-pemerintah RI, yang ditandatangani di Jenewa dua bulan lalu, tak lantas membuat Aceh kering dari tumpahan darah. Pekan lalu kembali darah tercecer di Serambi Mekah. Tiga orang warga, Anwar bin Ilyas, Abdullah, dan Arhamil, terluka diterjang peluru aparat.

Awalnya sebuah demonstrasi biasa. Kamis pekan lalu, sejak pagi ribuan orang telah berkumpul di kawasan Geudong, Aceh Utara. Mereka menuntut penarikan pasukan non-organik, yang dipandang sering berbuat tidak simpatik, dari seluruh Aceh. Lancar, hingga sekitar pukul 11.00 pagi. Tapi kemudian, ketika ribuan warga Aceh yang antusias ikut berdemo dengan menaiki truk-truk terbuka, mereka dihadang petugas polisi sebelum memasuki Geudong. Mereka diminta kembali. Sama-sama ngotot, polisi tak cukup sabar untuk menahan tarikan pelatuk. "Dor, dor!" Jatuhlah ketiga laki-laki tersebut.

Penembakan tersebut dimungkiri Kepala Polres Aceh Utara, AKBP Eko Daryanto. Menurut dia, tak satu peluru pun keluar dari moncong bedil anak buahnya. Selain itu, menurut dia demonya sendiri tidak mengantongi izin polisi. "Panitia tidak mengirim pemberitahuan apa pun," kata Eko.

H. Darmawan Sepriyossa


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data