Anggota Legislatif Menyebalkan |
SETIAP warga negara yang peduli pada masa depan negara ini, hidup jujur dan sederhana, pasti merasa sebal dan jengkel dengan kondisi para wakil rakyat yang terhormat. Mereka makan gaji (besar) buta karena selalu tidak menghadiri rapat, baik rapat komisi maupun rapat paripurna. Mereka yang rajin dan vokal pun ternyata cuma mencari keuntungan dari kehadiran dan kevokalan itu untuk memeras para pejabat eksekutif.
Bersama ini saya meminta dengan sangat supaya nama-nama mereka yang menerima suap, makan gaji buta, dan jarang atau tidak pernah menghadiri rapat-rapat diumumkan kepada khalayak. Dan kepada mereka dimohon dengan sangat supaya jangan lagi ikut Pemilihan Umum 2004.
Saya juga minta agar biaya untuk anggota legislatif yang ”terhormat” dikurangi. Mengapa mereka harus diberi uang rapat? Mereka digaji untuk melakukan tugas mereka, yang sebagian besarnya adalah memang untuk rapat. Biaya-biaya hotel juga perlu dibatasi. Biaya telepon yang tidak ada hubungannya dengan dinas pun harus ditanggung sendiri. Absensi harus dilakukan pada awal dan penutupan sidang. Anggota yang tidak menghadiri sidang dikenai pemotongan gaji.
Akhirnya, saya mengharapkan agar para wakil rakyat menjadi betul-betul terhormat, sesuai dengan sapaan yang mereka terima selama ini.
CORNELIS BOEKY
Rancho Indah Tanjung Barat, Jakarta
|