Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXI/14 - 20 Oktober 2002
   
Pokok dan Tokoh

Amien Rais

BOSAN dengan ingar-bingar politik, Ketua MPR Amien Rais mencari hawa segar di dunia seni. Merasa prihatin terhadap kelompok seni tradisional Ketoprak Siswo Budoyo yang nasibnya di ujung tanduk, pekan lalu Amien memerlukan nonton ketoprak sekalian menjadi bintang tamu di Taman Hiburan Rakyat Surabaya. Selain menyanyi bersama istri, Amien, yang juga pandai melantunkan tembang campur sari, saat itu bersedia menjadi "bapak angkat" Siswo Budoyo asal Tulungagung itu selama satu tahun. Untuk itu Amien mengeluarkan Rp 20 juta per bulan, yang digunakan sebagai biaya pentas kelompok ini dengan syarat pentasnya gratis untuk umum.

Amien mengatakan ada pertalian erat antara dunia politik dan budaya. Ia menyarankan sebaiknya para politisi mau mengisi jiwanya dengan menonton kesenian tradisional seperti ketoprak. "Dengan budaya, politik tidak akan kering dan tak hanya rebutan kursi," ujarnya mengingatkan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data