Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXI/14 - 20 Oktober 2002
   
Peristiwa

A.M. Fatwa Tertuding Suap

BAU busuk uang pelicin di Senayan kian meruyak. Adalah Permadi, anggota Fraksi PDIP, yang mengungkapnya. Ia menuding Wakil Ketua DPR, A.M. Fatwa, terlibat dalam percobaan penyuapan wakil rakyat senilai Rp 20 miliar.

"Mau kerja atau duit?" cerita Permadi tentang tawaran Fatwa. Ini terjadi ketika Maret tahun lalu mereka sedang menyelidiki kasus uang palsu bersama beberapa anggota DPR yang lain. Kata Fatwa, uang tersebut berasal dari Toni Sulaiman, (waktu itu) Presiden Komisaris PT Pura Baru Tama, perusahaan pencetak kertas uang dan kertas berharga.

Fatwa baru mendengar tuduhan Permadi dalam rapat pimpinan partainya, Rabu pekan lalu. Tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) ini kontan membantah tudingan Permadi. Seingatnya, pembentukan tim kecil DPR bukan untuk menyelidiki uang palsu, tapi "produksi uang kertas" di PT Pura Baru Tama, yang terletak di Kudus, Jawa Tengah.

Untuk membuktikan tuduhan terhadap dirinya, Fatwa menantang Permadi memberikan keterangan bersama Toni. Cuma, Toni hingga akhir pekan lalu tengah menjalani operasi jantung di Australia. Jika tawaran Fatwa tak dapat dibuktikan, bau busuk pemberian uang pelicin bakal kian menyengat di gedung wakil rakyat.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data