Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXI/14 - 20 Oktober 2002
   
Peristiwa

Tim Investigasi Al-Faruq ke AS

TEKA-teki tentang Umar al-Faruq mungkin akan segera terjawab. Pemerintah AS akhirnya mengizinkan pemerintah Indonesia ikut menemui warga Yaman yang ditangkap di Bogor itu karena dituding menjadi bagian dari jaringan Al-Qaidah pimpinan Usamah bin Ladin. Ditangkap Juni silam oleh aparat Indonesia, Faruq lalu diekstradisi ke Amerika. "Tim itu juga akan diberi akses menginterogasi Al-Faruq," kata Duta Besar AS untuk Indonesia, Ralph L. Boyce.

Belum terlalu jelas kapan tim berawak satu perwira Badan Intelijen Negara dan dua orang polisi itu akan berangkat. Tapi, menurut Kepala Kepolisian RI, Jenderal Da'i Bachtiar, dalam satu-dua pekan mereka dipastikan akan terbang ke AS.

Penangkapan Faruq sesungguhnya penuh teka-teki. Tak pernah terdengar namanya, tahu-tahu tersiar kabar ia ditangkap. Beritanya pun baru dilansir majalah Time beberapa bulan kemudian. Itulah sebabnya tak pernah jelas siapa pria beristrikan warga Bogor ini: apa aktivitasnya, dan betulkah ia anggota sel Al-Qaidah yang beroperasi di Indonesia? Sedangkan pemerintah Yaman membantah Faruq warga negaranya.

Abu Bakar Ba'asyir, yang juga dituding AS sebagai teroris, curiga Faruq cuma tokoh buatan Amerika untuk mendiskreditkan Islam. Mudah-mudahan, tiga perwira Indonesia itu nanti bisa menjawab semua pertanyaan ini.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data