Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXI/14 - 20 Oktober 2002
   
Nasional

Si Cepak yang Misterius

TAK banyak yang tahu siapa sebenarnya Marwan, orang yang dituding sebagai pemicu awal bentrokan berdarah anggota Batalion Lintas Udara 100 dengan anggota Kepolisian Resor Langkat dan Brigade Mobil Binjai, awal Oktober lalu. Aparat kepolisian yang sempat menangkapnya pun belum mau mengungkap lebih banyak dari pemuda berambut cepak dengan tato di sekujur tubuh itu—kecuali ia tinggal di Jalan Teluk Betung, Simpang Rambung, Binjai Selatan.

Marwan dikabarkan ditangkap di lokasi rumah-toko Great Wall, Jalan Antara, Binjai, dari kerumunan temannya anggota Batalion Linud 100. Polisi mengaku menemukan sembilan butir ekstasi di sakunya. Tentara meminta agar Marwan langsung dibebaskan di tempat. Tapi polisi menolak permintaan itu dan menggiring Marwan ke markas mereka.

Namun, hingga sekarang, polisi belum berani memastikan si cepak ini memang bandar narkoba Binjai. ”Ia hanya beberapa jam diperiksa,” kata Kepala Urusan Operasi Reserse Polres Langkat, Inspektur Satu Napitupulu. Marwan memang kabur setelah markas Polres Langkat di Binjai diserang anggota Linud 100. Bersamanya, raib 61 tahanan yang lain. Napitupulu hanya memastikan bahwa Marwan bukanlah residivis sebagaimana diberitakan selama ini.

Kini semua yang mengenal Marwan memilih tutup mulut dengan alasan keamanan.

Warga di lingkungan tempat tinggalnya, sekitar Simpang Rambung, umumnya menutup diri, bahkan untuk sekadar memberitahukan rumahnya. Apalagi para tentara di Namusira-sira yang dikabarkan akrab dengannya. ”Sudahlah, dia hanya membawa persoalan saja ke kita,” kata seorang sersan di Linud 100.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data