Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXI/14 - 20 Oktober 2002
   
Inovasi

Detektor Penanda Masa Kedaluwarsa

MAKANAN atau minuman kaleng punya batas aman untuk dikonsumsi. Batas itu biasanya terlihat dari tanggal kedaluwarsa. Di masa mendatang, orang cukup melihat detektor kecil yang menempel pada kemasan suatu barang. Jika detektor masih bening seperti plastik, itu berarti makanan atau minuman yang dibungkus masih dalam kondisi bagus. Tapi, jika ia berubah menjadi kuning, biru, atau merah jambu, berarti makanan sudah tak aman dikonsumsi alias basi.

Detektor cerdas itu diciptakan oleh para peneliti di National Center for Toxicological Research, Jefferson, Arkansas, Amerika Serikat, dari bahan pewarna organik. Menurut rencana, dalam dua tahun mendatang detektor ini akan disertakan dalam kemasan ikan dan udang untuk memastikan mereka masih segar. Jika berhasil, baru dimanfaatkan pada kemasan daging sapi, daging kambing, serta sayuran.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data