Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXI/14 - 20 Oktober 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Bank CIC Normal Lagi

Bank CIC International akhirnya dinyatakan keluar dari daftar bank dalam pengawasan khusus. Dalam keputusan yang dikeluarkan Rabu pekan lalu, Bank Indonesia menyatakan para pemegang saham bank yang didirikan keluarga Tantular ini telah berhasil memenuhi kewajiban setoran modalnya sehingga rasio modal minimumnya kini di atas 8 persen. Bank CIC International masuk klinik Bank Indonesia 20 Agustus silam.

Sehatnya Bank CIC itu, menurut Presiden Direktur CIC International, Anwary Surjaudjaja, karena para pemegang saham telah menyuntikkan tambahan dana senilai Rp 310 miliar plus US$ 42,2 juta, dan kini rasio modal minimum CIC mencapai 8,63 persen. Setoran modal itu antara lain berasal dari Chinkara Capital (Singapura) sebesar US$ 25 juta, dan Outlook Investment (Irlandia) US$ 15 juta.

Namun, keluarnya Bank CIC dipertanyakan oleh analis perbankan Lin Che Wei. Menurut dia, dalam laporan Bank Indonesia yang dikeluarkan Juni lalu disebutkan para pemegang saham Bank CIC mesti menutup lubang penyediaan dana PPAP (dana provisi) untuk aktiva produktif senilai Rp 2,4 triliun agar rasio modal minimumnya bisa di atas 8 persen. Jadi, setoran dana pemegang saham yang hanya sekitar Rp 690 miliar tidak mungkin cukup untuk memenuhi kewajiban tersebut. Menurut Che Wei, Bank Indonesia harus menjelaskan apakah memang ada perbaikan kualitas kredit sehingga kebutuhan dana pencadangannya berkurang, atau ada faktor lain yang membuat setoran modal yang diperlukan CIC cuma Rp 700 miliar. "Saya meragukan CIC bisa memperbaiki kualitas asetnya jika selisihnya sampai Rp 1,7 triliun," katanya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data