Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXI/14 - 20 Oktober 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Privatisasi Indofarma

Privatisasi di Indofarma berjalan lagi. Setelah tertunda beberapa waktu gara-gara pemerintah ragu-ragu melepas kepemilikan mayoritasnya, pemerintah akhirnya akan menjual 51 persen sahamnya. Saat ini saham pemerintah di perusahaan obat yang berkonsentrasi pada produksi obat generik dan herbal ini mencapai 80,17 persen. Dalam siaran pers yang dikeluarkan Kamis pekan lalu, pemerintah melalui penasihat keuangannya, Bahana Securities, menyatakan penjualan ini bukan dilakukan melalui lantai bursa (right issue), melainkan melalui penawaran langsung kepada investor strategis.

Sejauh ini, pemerintah telah mengundang 40 investor. Rabu pekan ini diharapkan mereka sudah menjawab penawaran tersebut. Di antara yang berminat adalah Kimia Farma dan Nutricia International BV (Belanda). Berdasarkan harga sahamnya per Jumat pekan lalu, pemerintah paling tidak bisa mengantongi Rp 350 miliar-400 miliar dari penjualan ini.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data