|
Privatisasi di Indofarma berjalan lagi. Setelah tertunda beberapa waktu gara-gara pemerintah ragu-ragu melepas kepemilikan mayoritasnya, pemerintah akhirnya akan menjual 51 persen sahamnya. Saat ini saham pemerintah di perusahaan obat yang berkonsentrasi pada produksi obat generik dan herbal ini mencapai 80,17 persen. Dalam siaran pers yang dikeluarkan Kamis pekan lalu, pemerintah melalui penasihat keuangannya, Bahana Securities, menyatakan penjualan ini bukan dilakukan melalui lantai bursa (right issue), melainkan melalui penawaran langsung kepada investor strategis.
Sejauh ini, pemerintah telah mengundang 40 investor. Rabu pekan ini diharapkan mereka sudah menjawab penawaran tersebut. Di antara yang berminat adalah Kimia Farma dan Nutricia International BV (Belanda). Berdasarkan harga sahamnya per Jumat pekan lalu, pemerintah paling tidak bisa mengantongi Rp 350 miliar-400 miliar dari penjualan ini.
|