|
Sepotong Rahang Di Gua Tikus
HAMPIR setiap malam di ujung 1967 silam, derap langkah orang-orang bersepatu lars terdengar di Desa Lorejo, Kecamatan Bakung, Blitar, Jawa Timur. Mereka menggiring lelaki-lelaki bertelanjang kaki yang tangannya diikatkan ke tangan kawannya, menuju Gua Tikus. Di sana para lelaki yang dianggap aktivis Partai Komunis Indonesia (PKI) itu dipukuli, lalu dilempar ke dalam gua, dan tak pernah kembali.
Setelah terkubur selama 35 tahun, Agustus silam, Yayasan Kasut Perdamaian berusaha menggali gua itu, untuk mencari mayat para korban. Tapi baru menemukan sepotong tulang rahang, Bupati Blitar buru-buru menghentikannya. Apa saja kisah yang masih tertimbun di dasar gua?
|